Bus Medium Panjang Tourista dari Laksana Membetot Perhatian di IIBT 2016

Bus Medium Panjang Tourista dari Laksana Membetot Perhatian di IIBT 2016

Jakarta, MobilKomersial.com – Ajang pameran bus, truk dan industri komponen IIBT 2016 baru saja berakhir di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Ajang yang digelar bersama sejumlah pameran lain ini total menampilkan 1.110 exhibitor dari 35 negara.

Dari dalam negeri, tampil dua industri karoseri truk dan tiga industri karoseri bus. Salah satu karoseri bus yang tampil memukau di pameran ini adalah Karoseri Laksana, Ungaran, Jawa Tengah.

Di ajang IIBT 2016, Laksana memamerkan tiga bus terbarunya sekaligus. Masing-masing bus kota berlantai rendah City Line, bus kota medium All New Nucleus dan bus medium panjang Tourista facelift.

Bus Tourista facelift yang antara lain ditandai dengan pembaruan desain lampu depan dan desain grill depan ini tampil memukau. Tourista yang dipamerkan ini menggunakan platform sasis terbaru, Hino FC 190. Bus bertuliskan PO Karya Jasa ini sebelumnya pernah dipakai untuk roadtest oleh PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama sejumlah pengusaha bus di Jawa Tengah dan Jogjakarta baru-baru ini.

Bus dengan lebar bodi 260 milimeter ini tampil mempesona karena dirancang sebagai bus charter super eksekutif dengan konfigurasi bangku 2-1 di baris kanan dan kiri. Dari total 40 seat yang menjadi daya angkut maksimal bus ini, Karoseri Laksana hanya memasang 28 seats saja. Interior bus ini juga didesain mewah dengan lampu LED untuk penerangan kabin.

Indraningsih, Sales Manager Karoseri Laksana di sela pameran, Kamis (31/3/2016) mengatakan, Tourista bisa diaplikasikan pada beberapa platform chassis bus. Selain bisa dipasang di chassis Hino FC 190, bisa juga dipasang di Isuzu FRR 190 atau di Mercedes-Benz 917.

“Lebar bodi bus ini kami rancang sesuai dengan regulasi pemerintah, yakni maksimal 225 mm,” katanya.

Untuk harga jual bus ini, Karoseri Laksana mematok Rp 337,5 juta. “Harga tersebut untuk bodi kosong saja, belum termasuk AC, jok dan chassis,” ungkap Indraningsih.