Bus Gandeng Mayasari Siap Beroperasi

Bus Gandeng Mayasari Siap Beroperasi

PT. Mayasari Bakti segera mengoperasikan bus gandeng di koridor Transjakarta. Tahap pertama, 17 bus Scania K320IA/6x2-2 siap meluncur Kamis (14/4/16) besok. “Ya kami siapkan 56 unit bus gandeng Scania untuk Transjakarta, ini bentuk komitmen kami melayani transportasi di Jakarta,” ujar Direktur Utama PT. Mayasari Bakti, Ade Mahpud kepada haltebus.com, Rabu (13/4/15).

PT. Mayasari Bakti telah teruji kesetiaannya melayani transportasi warga di Jakarta dan sekitarnya. Lebih dari 40 tahun beroperasi telah menjadi bukti keandalan operasionalnya. Namun, kali ini bersama Scania perusahaan itu harus membuktikan keandalan perawatan, mengingat bus yang akan dioperasikan memiliki standar emisi gas buang Euro 6.

Ade berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT. Transjakarta atas kesempatan untuk menjalin kerja sama baru di Koridor Transjakarta. Sebelumnya, dia mengaku ikut dalam konsorsium dalam mengelola beberapa koridor. Menurut dia, dengan kesempatan beroperasi secara mandiri, PT. Mayasari Bakti bisa leluasa bergerak dalam mengelola operasional bus. Artinya, baik untuk pengadaan bus, perawatan hingga kesiapan bus dilakukan sendiri.
Kini, dia optimistis bisa mengelola bus gandeng dengan dukungan PT. United Tractors (UT). Dia mengaku menjalin kerja sama kontrak servis selama pengoperasian bus. “Sebetulnya tidak ada yang sulit dalam operasional bus, asal perawatan sesuai dengan petunjuk yang diberikan Agen Pemegang Merek. Kami berpengalaman mengoperasikan Mercedes-Benz, Hino, juga Hyundai. Sekarang dengan kontrak servis dari PT. UT kami yakin perawatannya akan lebih mudah,” ujar Ade.

Dalam kesempatan itu, Ade mengungkapkan rencana PT. Mayasari Bakti untuk mengoperasikan lebih banyak bus di koridor Transjakarta. “Kami sudah tidak bergabung dalam konsorsium, ada kewajiban kami meremajakan 202 unit bus,” katanya bersemangat.

Menurut Ade, realisasi pengadaan itu masih menunggu persetujuan PT. Transjakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tanpa ragu dia menyebut telah menyiapkan 100 unit bus maxi Scania, 30 bus Hino RK-CNG dan 72 unit bus Hino RK8JSKA-NHJ atau juga dikenal R-260 berbahan bakar solar. Informasi yang diperoleh haltebus.com, bus yang dimaksud Ade dengan bus maxi Scania adalah Scania K310IB/6x2*4 untuk bus kota, bukan K410IB/6x2*4 yang sudah ditawarkan chassis-nya oleh PT. UT sejak setahun terakhir untuk bus Antar Kota Antar Provinsi.
Ini adalah peremajaan dan pengadaan bus terbesar yang pernah dilakukan PT. Mayasari Bakti selama sejarah ikut dalam Transjakarta. Dalam perhitungan kasar haltebus.com lebih dari Rp. 600 miliar. “Investasi kami untuk satu unit bus gandeng saja Rp. 4,9 miliar. (karena itu) Kami serius dengan langkah kami untuk berpartisipasi membenahi transportasi bus di Jakarta,” ujarnya.

Saat haltebus.com menengok armada yang siap dioperasikan, ternyata di saat yang bersamaan juga tengah dicek kesiapannya oleh PT. Transjakarta. Satu per satu bus dicek, fungsi peralatan yang ada pada bus hingga kelengkapan lain seperti tangga darurat, saluran pengisian gas hingga mesin. Bus juga dilengkapi enam kamera CCTV dan satu perangkat kontrol yang terhubung dengan pusat pengendalian PT. Transjakarta di Cawang. “Ada beberapa temuan kecil tadi, tapi semua sudah ada yang menangani. Alhamdulillah ada mekanik dari PT. UT dan Karoseri Laksana karena ini kan masih garansi mereka. Secara umum kami sudah siap beroperasi,” ujar Kepala Unit Depo Bus PT. Mayasari Bakti di Klender, Mardiyanto.
PT. Mayasari Bakti menyiapkan sembilan orang mekanik dan sembilan mekanik tambahan dari PT. UT. Salah seorang mekanik PT. Mayasari Bakti, Asep mengaku senang bisa dipercaya merawat bus baru, meski agak canggung. “Kalo dibilang mudah ya bisa karena semua diatur perangkat elektronik, butuh ketelitian untuk merawat. Kami hanya merawat yang ringan-ringan saja, selebihnya mekanik dari PT. UT,” katanya.

Pembenahan demi pembenahan terus dilakukan PT. Transjakarta. Selain pengoperasian bus gandeng dalam waktu dekat, ada pula 600 bus single yang disiapkan Perum Pengangkutan Djakarta. Jika rencana PT. Mayasari Bakti berlanjut, Ade menyatakan akan menargetkan pengoperasian 202 armada peremajaan di tahun ini juga. “Pelan-pelan kami benahi semua yang dibutuhkan agar Transjakarta bisa melayani warga Jakarta secara maksimal,” kata Direktur Utama PT. Transjakarta dalam satu perbincangan dengan haltebus.com di bulan Maret lalu.
sumber: haltebus.com http://bit.ly/1SgNOsL